Jumat, 05 September 2014

Lowongan Marketing Executive Penerbit Andi Lampung

Lowongan Marketing Executive Penerbit Andi - Lampung - Closing Date: 15 Agustus 2013 - CV. ANDI OFFSET adalah Perusahaan yang bergerak dibidang Penerbitan & Pendistribusian Buku. Buku yang diterbitkan: (Buku Pelajaran, Pengetahuan Umum, sekolah, Perguruan Tinggi, dll )

Marketing Executive

Deskripsi Kerja: Memasarkan produk buku pada toko buku dan relasi

Persyaratan:
  1. Pria/Wanita, Usia Max. 30 th
  2. Min. D3 Sgl Jurusan
  3. Memiliki minat dalam bidang marketing buku
  4. Jujur, komunikatif, semangat kerja tinggi
  5. Dapat mengendarai kendaraan bermotor dan memiliki SIM A/C
Lamaran dapat dikirim langsung atau via POS, ditujukan kepada :
Penerbit ANDI
Jl. Flamboyan No. 29, Tajung Karang Pusat, Bandar Lampung 35118.
Telp/Fax : 0721 - 262 584

Lamaran dikirimkan paling lambat tanggal 15 Agustus 2013

Lamaran dapat juga dikirim via email:
hrd@andipublisher.com
kacab.lampung@andipublisher.com

 Sumber informasi lowongan kerja: HRD Penerbit Andi, via submit form KarirLampung.com, 16 Mei 2013.

Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.

Kamis, 04 September 2014

Lowongan Guru Multimedia SMK 1 Swadhipa Natar Lampung Selatan

Lowongan Guru Multimedia SMK Swadhipa Natar Lampung Selatan - Closing date: 30 November 2013 - Khusus bagi anda Alumni Fakultas Ilmu Komputer IBI Darmajaya yang memiliki kompetensi kemahiran di bidang Multimedia & Desain Grafis ….. SMK 1 SWADHIPA NATAR sedang membutuhkan:

TENAGA PENGAJAR MULTIMEDIA

Bagi anda yang berkompeten dalam hal tersebut dapat segera membawa lamaran dan cv anda ke:

Lowongan Guru Multimedia SMK 1 Swadhipa Natar Lampung Selatan
Bag. Ekstrakurikuler dan Alumni IBI Darmajaya
atau e-mail ke : bagianekaDJ @gmail.com

NB:
Lamaran ditujukan kepada :
Kepala Sekolah SMK 1 Swadhipa Natar
Jl. Jl. Raya Bumisari No. 217 Kec. Natar
Lampung Selatan
Email : smk1swadhipa@gmail.com

Paling lambat 30 November 2013

Sumber info: Facebook Lowongan Kerja IBI Darmajaya, 18 November 2013.

Jangan lupa, follow kami di Twitter @KarirLampung dan Facebook KarirLampungDotCom. Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.

Rabu, 03 September 2014

Kisah Cinta Seorang Jutawan yang Luar Biasa

Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini.

Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Namun ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!

Usianya sudah tidak muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang ke empat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor Pak Suyatno tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.
Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi Pak Suyatno sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya-- karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing- - Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu agar semua anaknya dapat berhasil.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:
“Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu." Sambil air mata si sulung berlinang.

"Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi,
kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak,
dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak,
kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.
Si Sulung melanjutkan permohonannya.

”Anak-anakku. ..Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian….*sejenak kerongkongannya tersekat*… kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini ?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit." Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya.

Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu.

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa....disaat itulah meledak tangisnya dengan tamu yang hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.

Disitulah Pak Suyatno bercerita : “Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkimpoiannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu..Sekarang saat dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit...” Sambil menangis.

"Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya...BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH".

Sumber : http://kolom-inspirasi.blogspot.com


Selasa, 02 September 2014

Ditilang Pria Ini Tantang Polisi Pakai Jurus Fisika

Ada berbagai cara dan alasan untuk bebas dari jeratan tilang polisi. Bisa pura-pura ingin menjenguk keluarga sakit, pura-pura ingin buru-buru BAB, bisa juga melawannya dengan gertakan.











Pria Ini Tantang Polisi Pakai Jurus Fisika/VivaNews

Pemuda yang satu ini mempunyai cara yang lebih konyol, yakni menantangnya menggunakan rumus fisika. Kejadian terjadi pada 7 Oktober 2012. Ketika itu, seorang polisi menunggang motor bersirine mengejar sebuah mobil.

“Pagi, Dek,” sapa polisi tersebut, lalu meminta surat izin mengemudi (SIM) dan KTP pria etnis India yang ada dalam mobil.

Menurut polisi, pria tersebut bersalah karena tidak berhenti saat lampu lalu lintas berwarna merah. Namun, pengemudi bersikukuh bahwa ia tidak melanggar lalu lintas. “Saya nampak 100 persen lampu kuning, saya jamin tak ada lampu merah,” kata pengemudi itu berdalih.

Ia lantas bertanya, berapa jarak polisi itu saat mengejar mobinya. Dijawab, 200 meter. Dengan pengetahuan fisikanya, ia membantah tuduhan oknum polisi itu, dengan menggabungkan sudut kecuraman bukit, kecepatan mobilnya, latitude, momentum mobil, kecepatan angin. “Saya tak ada waktu membuat masalah, saya mau pergi kuliah, belajar fisika,” kata pengemudi itu.

Entah mengerti atau tidak, polisi tersebut akhirnya menerima penjelasan pengemudi dan mengembalikan SIMnya. “Jangan ulangi lagi ya,” ucap si polisi.

sumber